Fungsi Pipa PVC

PVC ADALAH

PVC – banyak macamnya dan disini kita akan membahas sedikit tentang PVC JIS dan SNI – PVC sendiri adalah polimer termoplastik urutan ketiga dalam hal jumlah pemakaian di dunia, setelah polietilenadan polipropilena. Hampir kebanyakan PVC yang diproduksi dipakai dalam konstruksi. Sebagai bahan bangunan, PVC relatif murah, tahan lama, dan mudah dirangkai. PVC bisa dibuat lebih elastis dan fleksibel dengan menambahkan plasticizer, umumnya ftalat. PVC yang fleksibel umumnya dipakai sebagai bahan pakaian, perpipaan, atap, dan insulasi kabel listrik.

Proses produksi yang dipakai pada umumnya adalah polimerisasi suspensi. Pada proses ini, monomer vinil klorida dan air diintroduksi ke reaktor polimerisasi dan inisiator polimerisasi, bersama bahan kimia tambahan untuk menginisiasi reaksi. Kandungan pada wadah reaksi terus-menerus dicampur untuk mempertahankan suspensi dan memastikan keseragaman ukuran partikel resin PVC. Reaksinya adalah eksotermik, dan membutuhkan mekanisme pendinginan untuk mempertahankan reaktor pada temperatur yang dibutuhkan. Karena volume berkontraksi selama reaksi (PVC lebih padat daripada monomer vinil klorida), air secara kontinu ditambah ke campuran untuk mempertahankan suspensi.

PVC JIS dan SNI

Secara umum, pipa paralon yang banyak beredar di pasaran merupakan pipa impor sehingga standar kualitas yang digunakan adalah JIS atau Japanese Industrial Standard. Sedangkan untuk pipa yang digunakan oleh PDAM, adalah berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia). menurut standar JIS tersebut, pipa PVC yang sering kita jumpai terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan diameter dan ketebalannya sehingga mempengaruhi peruntukkan dan penggunaan pipa yang tepat. Untuk ukuran panjang, ketiga jenis pipa ini sama, rata-rata mempunyai panjang 4 meter. Berikut ulasannya.

  1. Pipa PVC Type AW
    Pipa pertama yang akan kita bahas yaitu AW merupakan pipa yang paling tebal di kelasnya dibandingkan dengan pipa paralon berstandar JIS yang lain. Karena ketebalannya, pipa ini mampu menahan tekanan hingga 10 kgf/cm2 sehingga biasanya digunakan untuk pipa saluran air yang berasal dari pompa air. Ukuran diameter pipa ini bermacam-macam mulai dari ½ inchi hingga 10 inchi bahkan lebih.
  2. Pipa PVC Type D
    Pipa kedua mempunyai ketebalan yang lebih tipis dibandingkan dengan AW. Pipa ini hanya mampu menahan tekanan air hingga 5 kgf/cm2 sehingga jika kita paksakan pipa ini menjadi pipa pendistribusian air, pipa ini bisa jadi malah patah. Pipa D cocok untuk dijadikan pipa saluran pembuangan air yang tekanannya tidak terlalu besar. Ukuran pipa ini cenderung lebih besar yakni mulai dari 1 ¼ inchi hingga lebih dari 10 inchi.
  3. Pipa PVC Type C
    Pipa C merupakan pipa yang paling tipis dibandingkan dengan pipa AW dan D sehingga tidak tahan terhadap tekanan. Karena karakteristiknya ini, pipa C biasanya hanya digunakan sebagai pelindung dalam pemasangan kabel listrik. Diameter mulai dari 5/8 inchi hingga 5 inchi menjadi range ukuran diameter pipa PVC C.

Untuk informasi dan pemesanan, silahkan hubungi kami. Atau untuk RAB/BOQ bisa di e-mailkan ke kami untuk segera kami buatkan penawaran. Untuk Surat Dukungan, silahkan klik disini.

Regards,
Dede Erga S.P.

PT.Lintas Sinergy Mandiri

Office: Jl. Granit Nila 1.1 No 23 Kota Baru Driyorejo Gresik-Jawa Timur

Web:   www.lintassinergymandiri.co.id

           www.hargapipahdpe.com

           www.jualfittingpipa.com

           www.mesinhdpe.net

Telp:   (031)7505289

HP:     081230013650

E-mail: dede@lintassinergymandiri.co.id

 

Fungsi Pipa PVC