Pipa Subduct HDPE Fiber Optik

Pipa Subduct HDPE Fiber Optik

Dewasa ini perkembangan era digitalisasi semakin pesat, salah satunya yaitu ditandai dengan banyaknya pembangungan jaringan telekomunikasi dipelosok negeri.

Hampir diseluruh penjuru negeri perusahaan telekomunikasi saling bersaing meningkatkan jaringan koneksi internet mereka dengan membangun jaringan-jaringan telekomunikasi.

Salah satunya yaitu dengan membangun tower-tower satelit telekomunikasi.

Mulai dari perkotaan hingga pedesaan jaringan-jaringan ini dibangun untuk meningkatkan layanan mereka. Dimana pembangunan tersebut tidak terlepas dari dunia perpipaan.

Pada dunia perpipaan terdapat beberapa jenis pipa yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Salah satunya yaitu pipa Subduct HDPE Fiber Optic.

Pipa inilah yang biasa digunakan para kontraktor untuk membangun jaringan-jaringan telekomunikasi.

Pipa ini merupakan pipa yang terbuat dari bahan HDPE, dimana bahan ini memiliki karakteristik elastisitas yang tinggi.

Pipa Subduct HDPE Fiber Optik atau yang biasa disebut dengan pipa FO ini merupakan pipa yang digunakan sebagai pelindung kabel.

Pipa ini terbagi menjadi pipa Subduct dan Duct. Pipa Subduct merupakan pipa yang digunakan dibagian luar, sedangkan pipa duct digunakan dibagian dalam.

Pipa ini biasa digunakan sebagai pelindung kabel yang ditanam didalam tanah. Pipa Subduct memiliki beberapa ukuran, diantaranya sebagai berikut:

Diameter {mm}

Ketebalan {mm}

Panjang Pipa {meter}

32×27 2.5 200-500
32×28 2.0 200-500
40×34 3.0 200-500

Ket : Pipa berwarna hitam dengan 4 garis putih

Diameter {mm} Ketebalan {mm} Panjang Pipa {meter}
32×26 3.0 200-500
40×33 3.5 200-500
50×42 4.0 50-100

Ket: Pipa berwarna orange dengan garis biru

Bagaimana cara menentukan ukuran PN pipa Subduct HDPE Fiber Optik?

Untuk menentukan ukuran PN pada pipa fiber Optik bisa dilakukan dengan cara melakukan pengurangan diameter luar dikurangi diameter dalam.

Kemudian hasil pengurangan tersebut dibagi dua, dari hasil tersebut kita bisa menentukan ukuran PN pada penggunaan pipa fiber optik dengan cara mencocokkan hasil pembagian tadi dengan tabel Spesifikasi dimensi Pipa HDPE SNI.

Nilai yang diambil yaitu nilai yang sesuai dengan angka ketebalan dinding pipa.

Misal, ukuran OD [Out Diameter] pipa fiber Optik memiliki ukuran 36 dan ukuran diameter dalamnya 30. Maka 36-30=6 kemudian dibagi 2 [6/2=3]. Kemudian dicocokkan dengan tabel angka ketebalan dinding pipa HDPE. Dari hasil itulah kita bisa menentukan nilai PN dari pipa subduct tersebut.

Masih ragu? Jika anda masih belum jelas dan ingin tahu lebih lanjut dengan pipa HDPE, dan untuk pemesanan, silahkan menghubungi kami, kami akan memberikan pelayanan yang terbaik dan profesional.

Regards,

Dede Erga S.P.

PT.Lintas Sinergy Mandiri

Office: Jl. Granit Nila 1.1 No 23 Kota Baru Driyorejo Gresik-Jawa Timur

Web:   www.lintassinergymandiri.co.id

            www.hargapipahdpe.com

            www.jualfittingpipa.com

            www.mesinhdpe.net

Telp:   (031)7505289

HP:     081230013650

E-mail: dede@lintassinergymandiri.co.id

 

Pipa Subduct HDPE Fiber Optik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *