PIPA LIMBAH SUPRALON ( KELAS A & KELAS B )

PIPA LIMBAH SUPRALON ( KELAS A & KELAS B ) – Halooo sobat sinergy dimanapun kalian berada, jumpa lagi dengan penulis yang gemar berbagi wawasan untuk kalian semua. Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai PIPA LIMBAH SUPRALON ( KELAS A & KELAS B ). Apa saja sih kelebihan dan kekurangan dari pipa ini dan apa kegunaan pipa ini. Mari kita simak…..

Pipa Limbah Merupakan sistem uPVC ( unplastized polyvinyl chloride ) yang dirancang untuk menghindari sistem pembuangan terbuka. Rucika Lite hadir untuk menjadi pilihan bagi para konsultan dan kontraktor dalam menjawab kebutuhan akan jaringan limbah terpadu dalam proses urbanisasi dan pertumbuhan kota yang pesat. Pipa Rucika Lite hadir untuk lingkungan hidup yang sehat dan asri.

Pipa Limbah Supralon Terdiri dari 2 Jenis :

  1. KELAS A : Memiliki tekanan 10 bar
  2. KELAS B : Memiliki tekanan 12.5 bar

Keunggulan dan Manfaat

  • Kualitas Internasional
  • Kuat dan tidak mudah pecah
  • Sistem air buangan terlengkap
  • Mudah dan cepat dalam pemasangan
  • Ringan
  • Tahan lama
  • Permukaan yang halus
  • Tahan terhadap bahan kimia

Standar Kualitas

  • ISO 4435-1991 : Plastics piping system for non-pressure underground drainage and sewerage – Unplasticized Polyvinyl Chloride (uPVC)
  • SNI 06-0162-1987 : Pipa PVC untuk saluran air buangan di dalam dan di luar bangunan
  • SNI 06-0178-1987 : Sambungan pipa PVC untuk saluran air buangan di luar dan di dalam bangunan

Aplikasi Sistem

  • Saluran air buangan dari rumah tinggal, komersial, dan industri
  • Sistem drainase dalam bangunan
  • Untuk menyalurkan limpahan air hujan dari permukaan tanah seperti dari area parkir, jala, kebun dan sebagainya
  • Menyalurkan effuent yang berasal dari septic tank
  • Dapat digunakan sebagai lubang inspeksi pada sistem air buangan

Proses Penyambungan

  1. Berikan chamfer 15° pada ujug pipa spigot yang akan disambung
  2. Bersihkan kotoran pada permukaan spigot dan socket dengan Rucika Cleaner
  3. Ukur kedalaman socket dan beri tanda dengan spidol pada spigot
  4. Pasang ring karet pada alurnya dengan posisi lidah karet menghadap ke dalam
  5. Oleskan lubricant pada sekeliling bagian dalam karet Z-joint dan setengah panjang spigot yang telah diberi tanda spidol
  6. Posisikan pipa spigot dalam satu sumbu dengan ujung socket pipa atau fitting pasangannya kemudian dorong keduanya dengan gerakan perlahan dan memutar sampai tanda kedalaman spigot

PIPA LIMBAH SUPRALON ( KELAS A & KELAS B )

Pipa limbah supralon
Pipa-Limbah-Vinilon-Supralon-Trilliun
PIPA LIMBAH SUPRALON ( KELAS A & KELAS B )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *