PENGERTIAN PIPA PVC

PIPA PVC

pengertian pipa pvc

Pengertian pipa PVC, PVC adalah jenis polimer yang menggunakan bahan baku dari hasil minyak bumi terendah di antara polimer lainnya. unsur polimer termoplastik urutan ketiga dalam hal jumlah pemakaian di dunia, setelah polietilena dan polipropilena. Bahkan di seluruh dunia, lebih dari 50% PVC yang diproduksi dipakai untuk kebutuhan konstruksi. Sebagai bahan bangunan, PVC relatif murah, tahan lama, dan mudah dirangkai.

Sifat PVC yang menarik dapat membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai macam hal. PVC tahan secara kimia dan biologi, itulah yang membuatnya menjadi plastik yang dipilih sebagai bahan pembuat pipa pembuangan dalam rumah tangga serta pipa lainnya, di mana pipa logam dibatasi dengan adanya korosi. Dengan penambahan berbagai macam bahan anti tekanan serta stabilizer.

Pipa PVC (polyvinyl chloride) saat ini banyak dipakai sebagai pengganti pipa besi. Memang dari sisi kekuatan, pipa besi lebih kuat, namun pipa PVC memiliki kelebihan lain. “Dibanding pipa besi, pipa PVC lebih ringan, ekonomis, lentur, tidak berkarat, tahan asam alkali, non-konduktor, dan instalasi mudah,” jelas Septian, Product Specifier Power, saat peluncuran pipa Power, Selasa (3/3). Namun, ada beberapa hal yang perlu diketahui saat memilih pipa untuk rumah Anda:

Tipe Pipa

Ada tiga tipe pipa yang beredar di pasaran, yakni tipe AW, D, dan C.

Pipa tipe AW merupakan pipa paling tebal yang mampu menahan tekanan hingga 10 kg/cm2. Pipa jenis ini baik untuk saluran air minum, terutama bagian penghisapan hingga saluran air ke keran.

Pipa tipe D merupakan pipa dengan ketebalan sedang yang mampu menahan tekanan hingga 5 kg/cm2. Pipa jenis ini cocok untuk saluran pembuangan dan limbah.

Pipa tipe C merupakan pipa paling tipis. Pipa jenis ini kurang baik untuk saluran air dan sering dipakai sebatas untuk pelindung, seperti pelindung kabel listrik.

Ukuran Pipa

Untuk ukuran, pipa PVC biasanya beredar di pasaran memiliki panjang 4 meter dengan diameter :

5/8″ (16mm)              2″ (63mm)

½” (20mm)                 2 ½” (75mm)

¾” (25mm)                3″ (90mm)

1″ (32mm)                 4″ (110mm)

1 ¼” (40mm)              5″ (125mm)

1 ½” (50mm)              6″ (150mm)

Bentuk Pipa

Pipa PVC memiliki beberapa bentuk yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, yakni pipa polos, MOF, fitting, dan talang.

Pipa polos memiliki diameter yang sama. Untung menyambung dua pipa polos memerlukan pipa penyambung (increaser).

Pipa MOF memiliki ujung berdiameter lebih besar, sehingga untuk menyambung dua pipa tidak memerlukan increaser.

Pipa fitting digunakan untuk menyambung dua hingga empat pipa. Pipa jenis ini memiliki beragam bentuk, mulai increaser, bentuk T, L, dan lain-lain.

Pipa talang memiliki bentuk penampang seperti huruf U. Pipa ini biasa dipasang di ujung jurai atap rumah(di bagian lisplang) untuk mengalirkan air hujan.

FUNGSI PVC

Secara meluas PVC telah digunakan sebagai bahan pakaian, yakni dalam membuat bahan serupa kulit. PVC tergolong lebih murah dibandingkan dengan lateks, kulit, dan karet sehingga PVC digunakan secara meluas. PVC juga waterproof sehingga dapat digunakan sebagai bahan pembuat tas, mantel dan jaket.

Daur ulang PVC

Saat ini daur ulang PVC tidaklah populer, karena biaya yang diperlukan untuk memproses kembali lebih mahal dibandingkan dengan membuat resin PVC dari awal dengan bahan bakunya. Beberapa di antara pembuat PVC telah menempatkan program daur ulang PVC, melakukan daur ulang sampah PVC menjadi produk yang baru merupakan upaya dalam pengurangan perluasan lahan pembuangan sampah. Dengan melakukan proses depolimerisasi termal dapat dengan efisien dan aman dalam mengubah PVC menjadi bahan bakar, tetapi hal tersebut tidak dilakukan secara meluas.

Baca juga artikel berikut ini :

https://www.lintassinergymandiri.co.id/pipa-pvc-jenis-aw-d-dan-c/?preview_id=1548&preview_nonce=883f9bfe7d&preview=true

PENGERTIAN PIPA PVC

3 tanggapan pada “PENGERTIAN PIPA PVC

    1. AW, D dan C itu singkatan dari apa ya?

      Jawab
      Jadi AW, D dan C berhubungan dengan kualitas Pipa PVC dan perbedaan kelasnya Pak, sehingga kita dapat memilih dengan tepat sesuai dengan kebutuhan kita.

      Pipa PVC type AW : pipa paling tebal, pipa pvc ini mampu menahan tekanan sampai 10kg/cm2. Biasanya baik digunakan untuk pemasangan Pompa Air terutama untuk bagian penghisapan dan saluran air ke kran kran air.
      Pipa PVC type D : pipa yang ketebalannya sedang, mampu menahan tekanan 5 kg/cm2
      Pipa PVC type C : pipa paling tipis untuk saluran pembuangan yang tidak membutuhkan tekanan atau untuk pelindung saja misalnya untuk pelindung kabel dan lain lain.

      Lihat Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *