Jl. Raya Kalimaya No.42-43 Kota Baru Driyorejo, Gresik, Jawa Timur 61177

FUNGSI KEGUNAAN PIPA PPR

fungsi Kegunan Pipa PPR – Mengenal fungsi dan kegunaan pipa PPR, pipa adalah sebuah selongsong bundar yang memiliki fungsi untuk mengalirkan fluida – cairan atau gas. Terminologi pipa biasanya disamakan dengan istilah tube, namun biasanya istilah untuk pipa memiliki diameter lebih dari 1/2 inch.

fungsi Kegunan Pipa PPR – Pipa sendiri termasuk salah satu bagian yang amat penting pada sistem plumbing. Banyak sekali tipe-tipe pipa, itu semua dibagi berdasarkan fungsi, letak, serta materialnya. Untuk jenis pipa menurut fungsinya, pipa ini terbagi ke dalam 4 bagian, yaitu pipa saluran untuk air bersih, pipa saluran air bekas, pipa saluran air kotor, serta pipa saluran air hujan. Perbedaannya air kotor serta air bekas yaitu dibedakan dari sumbernya, untuk air bekas bersumber pada air bekas pakai maupun air bekas cucian, sedangkan untuk air kotor merupakan air yang bersumber dari toilet maupun dari urinoir. Pada intinya adalah, air bekas dapat langsung masuk ke dalam saluran kota, sedangkan untuk air kotor akan masuk ke instalasi septic tank maupun STP. Namun saat ini kita akan sedikit membahas sedikit tentang Fungsi dari Pipa PPR.

Kegunaan PIPA PPR :

FUNGSI DAN KEGUNAAN PIPA PPR Untuk Saluran Supply Air bersih bertekanan baik air panas maupun dingin.
FUNGSI DAN KEGUNAAN PIPA PPR Pipa biasa di aplikasikan di dalam maupun di luar dinding rumah / tanah yang bersifat tidak membusuk / berkarat karena pengaruh cuaca dan alam. selain karena ketebalan dan juga ketahanan akan kondisi cuaca, pipa juga memiliki keunggulan di aplikasi saluran yang bersih untuk dikonsumsi (food grade)

gambar:pipa ppr

KEUNGGULAN & MANFAAT

•Anti Karat
Pipa PPR tidak menimbulkan karat yang disebabkan oleh kandungan dalam air atau bahan kimia lain yang dapat menimbulkan karat.

  • Pertama, Sanitasi
    Pipa PPR tidak beracun dan tidak merubah rasa maupun warna dari semua cairan yang melaluinya. Hal ini sangat baik digunakan untuk air bersih atau air minum.
  • Kedua, Ringan
    Berat pipa PPR ± 1/5 dari berat pipa besi, Berat jenis pipa PPR 1,42
    Berat jenis pipa PE 0,95
  • Ketiga, Tidak Menghantarkan Nyala Api
    Khusus Pipa PPR bila terbakar titik nyala api tidak akan diteruskan. Dan titik nyala api tersebut akan dipadamkan dengan sendirinya.
  • Keempat, Permukaan yang licin
    – Kecepatan aliran Konstant
    – Tidak menimbulkan endapan kotoran
    – Tidak mudah tergerus karena partikel
    – Tahanan aliran yang kecil
    Khusus Pipa PE pipa lebih flexible dan lentur sehingga dapat digulung Dan cocok untuk penggunaan pipa di daerah yang tidak beraturan dan daerah bebatuan.
    Pipa PPR sendiri juga mampu menerima tekanan air yang tinggi dan juga suhu lebih dari 50˚ Celcius.

UKURAN PIPA PPR

Pipa PPR di pasaran biasanya memakai standard ukuran SDR (Standard Dimention Ratio) dan PN ( Pressure Nominal), SDR berkaitan erat dengan angka PN. Angka PN inilah yang dijadikan acuan para kontraktor proyek untuk menentukan penggunaan pipa pada jalur distribusi fluida/gas bertekanan.
Pipa PPR terdiri dari beberapa jenis yaitu, berikut ukurannya :

PN-10PN-16PN-20PN-22
1/4″
1/2″ 1/2″ 1/2″1/2″
3/4″3/4″3/4″3/4″
1″1″1″1″
1.1/4″1.1/4″1.1/4″1.1/4″
1.1/2″1.1/2″1.1/2″1.1/2″
2″2″2″2″
3″3″3″3″
4″4″4″4″
5″5″5″5″
6″6″6″6″
8″
10″

Keterangan :

  • Pertama, Pipa dengan PN tertinggi, adalah pipa yang paling tebal, biasa dipakai untuk aliran bertekanan tinggi, seperti Pompa air. Selain itu juga bisa dipakai untuk saluran air panas yang mengalami tekanan besar dari kendaraan berat yang mungkin melintas di atasnya.
  • Kedua, Pipa dengan PN Rendah, tidak terlalu tebal, bisa digunakan untuk tekanan yang tidak terlalu besar atau bisa untuk saluran air dingin.

Berikut itu adalah fungsi kode untuk membedakan fungsi dari masing-masing pipa PPR

5/8″ (17 mm)
1/2″ (22 mm)
3/4″ (26 mm)
1″ (32 mm)
1.1/4″ (42 mm)
1.1/2″ (48 mm)
2″ (60 mm)
2.1/2″ (76 mm)
3″ (89 mm)
4″ (114 mm)
5″ (140 mm)
6″ (165 mm)
8″ (216 mm)
10″ (267 mm)

Kegunaan pada umumnya tiap ukuran PN :

  • Pertama, PN 10 untuk saluran air dingin bertekanan, dengan tekanan air/fluida mencapai 10 Bar.
  • Kedua, PN 16 biasa dberguna untuk supply air baik dingin maupun panas, dengan tekanan mencapai 16 Bar. Untuk ukuran yang lebih besar biasanya terpakai kalau memang membutuhkan debit air yang lebih besar.
  • Ketiga, PN 20 untuk air panas bertekanan yang memiliki ketebalan dan lebih kalau banding yang lain dengan tekanan 20 Bar dan mampu menahan panas lebih dari 80˚ Celcius.
  • Keempat, Ukuran PN 22 difungsikan untuk air dingin dan panas bertekanan lebih dari 20 Bar dan memiliki kekuatan dan ketebalan lebih untuk tekanan-tekanan air yg lebih besar.

Lihat Juga : www.lintassinergymandiri.com

WA : 081230013650

OFFICE : 031-7505289

EMAIL : dede@lintassinergymandiri.co.id

Regards,
Dede Erga S.P.

FUNGSI KEGUNAAN PIPA PPR

Satu tanggapan pada “FUNGSI KEGUNAAN PIPA PPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *