Cara Menentukan Diameter Pipa

berikut kami akan membahas beberapa ulasan tentang bagai manakah cara dan beberapa contoh di dalam menentukan diameter pipa.

dalam kehidupa kita sering menemui beberapa masyarakat dalam menentuakan pipa sering mengalami kesulitan dalam menentukan berapa diameter pipa yang akan di pakai dalam aplikasi plumbing. berikut beberapa poin dasar dalam menentukan ukuran pipa dan segala sesuatu apa yang kita bahas dalam artikel ini :

  • Beberapa Metode Beberapa Metode Perhitungan.
  • Contoh- Contoh-contoh kasus Perhitungan Perhitungan Perhitungan (Dalam Perpipaan Perpipaan
    Transmisi Dan Transmisi Dan Distribusi Distribusi Distribusi)?
  • Ukuran Pipa Ukuran Pipa dan Pengaruh Pengaruh Pengaruh (Hidrolis Hidrolis Hidrolis) Pada Sistem.

Beberapa Metode Beberapa Metode Perhitungan

Formula / Rumus

  • Darcy Weisbach
  • Chezy, Manning
  • Colebrook and White
  • Hazen Williams

dari beberapa penemu formula di atas adalah riset perhitungan dari ahli  yang bisa kita gunakan sebagai pedoman dalam menghitung ukuran pipa. dalam melakukan perhitungan kita juga memerlukan alat bantu yakni sebagai berikut:

  • Nomogram
  • Tabel-tabel
  • Waterflow calculator (kalkulator berbentuk cakram)
  • Software / piranti Software / piranti piranti lunak:
    1. Loop,
    2. Aleid,
    3. Pipes++,
    4. Loop,
    5. Watercad,
    6. Epanet

Apa yang harus kita ketahui untuk
menentukan diameter pipa?

Parameter Status
Debit

Jarak Horisontal (panjang pipa)

Jarak Vertikal Vertikal (elevasi elevasi )

Kehilangan tekan

Diameter

Tersedia

Direncanakan

 

Direncanakan

Dicari dengan rumus

Diperoleh

Relevansi terhadap praktek di SAB
Contoh-contoh Kasus dalam Perpipaan
Transmisi & Distribusi

1. Berapa 1. Berapa Debit Aliran Dalam Pipa ?
Contoh : Contoh :
Berapa Debit Berapa Debit Aliran Sistem atau
Kapasitas Sistem Kapasitas Sistem Transmisi Transmisi Transmisi (Q) ?
apabila dipasang apabila dipasang dipasang Pipa Transmisi Transmisi
dengan Diameter sbg :

Ø 4”
Ø 3”
Ø 2½ ”
Ø 2”
Ø 1½“
Ø 11/4”
Ø 1”

Data :
Elevasi PMA Elevasi PMA : + 130 m : + 130 m
Elevasi Titik Elevasi Titik A : + 90 m : + 90 m
Jarak PMA Jarak PMA ke Resv di A : 3.5 km

1. Berapa Debit Aliran Dalam Pipa ?

Jawab : Jawab :
Formula Hazen Williams

Pakai nilai

C = 120
Dengan pipa ND 75 mm (Ø 3” ND 75 mm  (Ø 3” atau 79.2 mm)
Maka: 

Hasil : Hasil :
Ø 4 “ …… Q = 6.43 ltr/dtk
Ø 3 “ …… Q = 3.79 ltr/dtk
Ø 2 ½” …… Q = 2.35 ltr/dtk
Ø 2” …. Q = 1.48 ltr/dtk
Ø 1 1/2” ….. Q = 0.81 ltr/dtk
Ø 1 1/4” ….. Q = 0.45 ltr/dtk
Ø 1” …. Q = 0.25 ltr/dtk

Berapakah debit aliran dalam pipa?

Hitung Menggunakan Hitung Menggunakan Menggunakan Tabel
1. Hitung Slope ∆ H / L = 40 / 3.500 = 0.0114
maka Slope per 100 m = 0.01114 x 100 = 1.14
2. Misalkan untuk pipa Ø 3 ,
Dari kolom Ø 3, tarik garis vertikal ke bawah, cari hingga ketemu angka 1.14
Jika tidak ada, lakukan interpolasi dari nilai di atas dan di bawah nya yang terdekat
Kemudian tarik garis horizontal ke kiri , Catat angka Debit Q !!

Berapa Diameter Diameter Diameter Pipa Yang Ekonomis Ekonomis Ekonomis ?

Contoh : Contoh :
Data
Jumlah jiwa yg akan dilayani = 1.100 jiwa
Kebutuhan air = 60 ltr/jiwa/hari
Kebutuhan lain-lain = 20%
Faktor hari maksimum (f hm) = 1.15
Koefisien kekasaran pipa = 120

Tentukan Diameter Tentukan Diameter Diameter Pipa Transmisi Transmisi Transmisi !

Demikian penjelasan singkat dari kami ,

Cara Menentukan Diameter Pipa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *